Persijap melangkah kembali menapaki sengitnya persaingan di liga super jilid kedua yang di gadang-gadang oleh Liga Indonesia(PT) lebih profesional daripada musim sebelumnya. Tapi memang jika melihat manuver para kontestan lain di liga super bisa dipastikan mereka semua telah siap sedia untuk terjun ke lapangan hijau, bisa dibilang Persijap ‘telat’ dalam hal ini. Perekrutan pemain menjadi hal yang paling kentara dibandingkan dengan klub lainnya, penyebabnya adalah masalah klasik kondisi keuangan tim yang sangat jauh berbeda dibandingkan dengan kondisi musim lalu yang membuat para pemain yang ‘tidak sabar’ memilih hengkang. Sebut saja pemain asli Jepara Anam syahrul yang memilih Persiba Balikpapan, Aji Nurpijal yang kembali ke Persib, Enjang Rochiman, serta Ilham Hasan yang mengundurkan diri saat seleksi telah dimulai. Eksodus para pemain Persijap memaksakan manajemen bekerja keras untuk melakukan seleksi pemain baru, sejak awal puasa Persijap telah kedatangan beberapa pelamar yang ingin bergabung bersama tim laskar kalinyamat di musim 2009/2010. Komunikasi terus dilakukan dengan pelatih Junaedi (BJ) untuk perekrutan pemain baru, rekomendasi dari pelatih akan ditindaklanjuti dengan kesesuaian kemampuan dana yang dimiliki Persijap. Musim ini ada beberapa pemain baru yang berstatus pemain lama persijap, yakni Danan Puspito serta Bachtiar yang musim lalu membela Persija Jakarta, juga ada Kasiyadi yang sebelumnya membela Persisam samarinda, ketiganya merepukan mantan pemain Persijap 2007.
Selain mantan pemain persijap yang ‘kembali pulang’ ke jepara, amunisi baru telah siap membela Persijap di musim kedua liga super Indonesia ini, pemain asing asal Brasil Sergio Junior telah berbaju merah-merah yang telah berdiri sejak 1954 tersebut. Junior mungkin tak asing di mata Bang Jun ataupun para pemain persijap musim lalu, dia ikut menggelontorkan bola ke gawang Danang wihatmoko kala membela Deltras Sidoarjo saat semifinal Copa Indonesia yang membuat Persijap gagal meraih posisi terbaik ketiga. Para pemain baru tersebut akan menjadi satu kesatuan dan kekuatan baru persijap bergabung bersama pemain-pemain yang loyal ke Persijap, Johan Juansyah, Doni FS, Isdianto, Nurul huda, Danang wihatmoko, Noorhadi, Catur Rintang, Chanip M, dan dua pemain hebat top skorer copa Indonesia Pablo Francess dan legenda hidup Persijap Evaldo Silva De Assis yang telah 6 musim membela Persijap.
Secara ceremonial laskar kalinyamat akan me-launching tim pada tanggal 3 Oktober, Sabtu nanti di Stadion bersejarah Kamal Junaidi Jepara. Diharapkan Persijap khususnya para pemain pada perjalanannya nanti dapat menorehkan prestasi yang lebih baik dan semua organ di tubuh Persijap dapat berjalan selaras bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik untuk Persijap dan nama baik kota kecil Jepara tercinta ini. Kami mohon untuk para supporter setia laskar kalinyamat, Jetman, banaspati, Persijap Online Suporter (POS, facebook,tweeter) untuk selalu mendukung dan lebih dewasa. Menyikapi kemenangan dengan sekedar senyuman dan menyikapi kekalahan dengan legowo (semoga jangan sampai kalah,red). Karena kedewasaan sikap supporter, pemain, manajemen adalah sebuah kesatuan keharmonisan dan menjadi kunci kemajuan TIM, beri kepercayaan kepada kami untuk berbuat semaksimal mungkin dan mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat Jepara. admin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar